Jenis – jenis Pondasi yang Kokoh dan Kuat Untuk Bangunan Tempat Tinggal

 

 

Membuat sebuah bangunan yang kuat tidak terlepas dari pondasi yang telah dibuat. Pondasi merupakan bagian dasar yang sangat menentukan keawetan dari sebuah bangunan. Begitu petingnya fungsi pondasi membuat banyak kontraktor bangunan menggunakan berbagai jenis pondasi bangunan. Penggunaan atau pemanfaatan ini disesuaikan dengan jenis bangunan yang akan dibuat. Berikut ini adalah beberapa jenis pondasi bangunan yang biasa digunakan dalam pembuatan rumah.

1. Pondasi Dangkal

Pondasi dangkal merupakan jenis pondasi yang biasa digunakan pada pembuatan bangunan yang tidak terlalu berat. Bangunan seperti rumah satu lantai dan bangunan sejenisnya biasa menggunakan pondasi dangkal. Pondasi dangkal ini juga dapat dibedakan kedalam 3 jenis. Pondasi-pondasi tersebut antara lain.

2. Pondasi Batu Kali

Pondasi batu kali biasa digunakan dalam pembuatan rumah satu lantai. Kontraktor bangunan biasanya menggunakan jenis pondasi ini pada bangunan yang tidak terlalu berat. Kedalaman pondasi batu kali berkisar antara 60-80cm. Kedalaman ini sudah cukup kuat dan kokoh digunakan pada bangunan.

3.0 Pondasi footplat

Pondasi footplat memiliki kekuatan yang lebih besar jika dibandingkan dengan pondasi batu kali. Pondasi footplat digunakan pada bangunan dua lantai. Kedalaman pondasi footplat biasanya berkisar antara 130-200cm.

3. Pondasi Cakar Ayam

Pondasi cakar ayam sebenarnya memiliki kesamaan dengan jenis pondasi footplat. Pondasi ini dapat digunakan pada bangunan sederhana maupun gedung bertingkat. Perbedaan pondasi cakar ayam dan pondasi footplat adalah pada bagian bawah. Salah satu keistimewaan pondasi cakar ayam adalah sejarahnya yang mana pondasi ini asli dari indonesia dari indonesia dan ditemukan oleh Prof. Dr. Ir. Sedijatmo.

Pondasi Dalam

Pondasi dalam diperuntukan sebagai dasar banguan yang lebih besar dan kuat. Bangunan-bangunan besar seperti perkantoran, jembatan dan bangunan sejenisnya biasa menggunakan pondasi dalam. Pondasi dalam kemudian juga dibedakan ke dalam beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis dari pondasi dalam.

1. Pondasi Tiang Pancang

Pondasi jenis ini dibuat di sebuah tempat terlebih dahulu untuk kemudian dipasang pada dasar bangunan. Kedalaman pondasi ini mencapai 10-30m. Kedalaman ini disesuaikan dengan tinggi dan berat bangunan yang akan dibuat. Pondasi ini dibuat dari beton Precast dengan berbagai bentuk. Bentuknya bisa lingkaran, persegi atau segitiga.

2. Pondasi Bore Pile

Pondasi ini biasanya dibuat di tempat. Berbeda dengan pondasi tiang pancang yang dibuat terlebih dahulu sebelum dibawa ketempat bangunan. Pembuatan pondasi Bore pile biasanya dilakukan dengan memasukan besi tulang ke dalam lubang dan kemudian dicor.

Pondasi atau dasar bangunan ini memang menjadi salah satu faktor penentu kekuatan bangunan. Beberapa jenis pondasi yang kokoh dan kuat dapat digunakan pada berbagai jenis bangunan. Kontraktor bangunan akan memilih jenis pondasi yang akan digunakan terlebih dahulu sebelum memulai proses pembangunan.

Informasi Lengkap Seputar Pengertian, Fungsi dan Jenis Agregat Beton

 

Material beton dalam kontruksi memegang peranan yang sangat penting sebagai material yang mampu memperkuat dan memperkokoh bangunan dengan menjadikannya sebagai dinding maupun sebagai lantai yang kemudian diratakan menggunakan vibrator roller. Beton merupakan material yang terdiri dari agregat-agregat. Agregat-agregat inilah yang membentuk hampir sekitar 75% beton.

Agregat beton merupakan komponen yang menyusun beton dan berperan dalam menyusun besarannya. Agregat beton merupakan butiran mineral yang keras yang bentuknya mendekati bulat dengan ukuran berkisar 0.063 mm hingga 150 mm. Menurut asalnya agregat terbagi ke dalam dua bagian yaitu agregat alami yang didapatkan dari sungai dan agregat buatan yang terbuat dari pecahan batu.

Adapun keuntungan menggunakan agregat beton di antaranya:

  1. Meminimalisir penggunaan semen portland
  2. Semakin memperbesar kekuatan pada beton
  3. Meminimalisir penyusutan saat proses pengeringan
  4. Menghasilkan beton yang padat

Jenis Agregat Menurut Ukurannya

Berdasarkan ukurannya, agregat terbagi ke dalam dua bagian yaitu agregat halus dan kasar:

  1. Agregat halus

Agregat halus merupakan agregat yang memiliki ukuran maksimal 5 mm yang dapat berupa pasir alam hasil desintegrasi batuan, pasir olahan hasil industri pemecah batu ataupun gabungan dari keduanya. Fungsinya dalam beton adalah sebagai pengisi.

Berikut syarat sebuah agregat dikatakan agregat halus:

  • Jumlah agregat yang tetahan pada hasil kedua ayakan tidak melebihi 45% dari hasil lolosan ayakan sebelumnya.
  • Modul kehalusan berkisar antara 2.3 hingga 3.1
  • Tidak mengandung substansi kotor seperti lumpur, debu, zat berbahaya dan partikel bebas
  1. Agregat kasar

Agregat kasar merupakan agregat yang memiliki ukuran sekitar 5 – 40 mm. Secara umum, agregat kasar berasal dari batuan kerikil alam, kerikil alam yang dipecah, dan masih banyak lagi. Adapun syarat dalam menggunakan agregat kasar antara lain:

  • Maksimal ukuran agregat tidak boleh lebih besar setengah jarak terkecil antar bidang acuan
  • Maksimal ukuran agregat tidak boleh lebih besar tiga perempat kali jarrak bersih minimum

Baik itu agregat kasar maupun agregat halus keduanya saling mendukung dalam menciptakan beton yang berkualitas. Dalam aplikasinya, beton yang berkualitas akan sangat mudah diratakan menggunakan vibrator roller sekalipun.

Temukan Faktor-faktor Penyebab Keretakan Pada Beton di Sini

Beton merupakan bahan untuk bangunan yang terdiri dari gabungan antara aggregat serta pengikat semen. Bahan bangunan yang satu ini banyak digunakan di berbagai gedung, jalan sampai dengan jembatan karena daya tahan serta kekuatannya.

Namun, meskipun kuat dan memiliki daya tahan tinggi bukan berarti beton tidak dapat terkena kerusakan. Salah satu kerusakan yang biasa menyerang beton adalah timbulnya retak. Ada banyak hal yang menyebabkan beton menjadi retak, beberapa di antaranya akan dijelaskan di sini.

3 Faktor Penyebab Keretakan Pada Beton

Beton yang kuat ternyata juga dapat mengalami kerusakan. Berbagai hal menjadi penyebab kerusakan pada beton. Sebaiknya pahami lebih dahulu beberapa penyebab keretakan pada beton dan lakukan tindakan pencegahan sebelum hal tersebut terjadi. Inilah beberapa di antaranya.

1. Kondisi Lingkungan

Salah satu hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada beton adalah masalah lingkungan. Kondisi lingkungan ini rupanya berpengaruh cukup besar bagi betan. Misalnya saja keretakan beton yang diakibatka oleh suhu. Reaksi antara suhu, semen dan air yang meningkat dapat membuat beton menjadi retak.

Contoh lain dari kerusakan akibat faktor lingkungan adalah akibat air. Kebocoran yang menyebabkan air masuk pad lapisan beton membuat beton menjadi keropos maupun retak. Untuk mengatasi hal ini biasanya digunakan injeksi beton.

2. Bahan dan Proses Pembuatan yang Kurang Tepat

Penyebab lain dari keretakan adalah bahan dan proses pembuatan beton yang kurang tepat. Campuran yang kurang sesuai pada saat pembuatan beton berpotensi besar akan membuat beton menjadi mudah retak. Selain campuran yang kurang pas, bahan yang kurang baik juga turut berpengaruh pada keterakan beton.

Di sini proses pembuatan beton juga memiliki pengaruh besar pada potensi keretakan pada beton. Misalnya pada beton bertulang, cara pembuatan yang tidak tepat akan membuat selimut beton menjadi lebih tebal. Selimut yang tebal tersebut justru akan menimbulkan keretakan pada bagian permukaan sampai tulangan beton.

3. Kurangnya Perawatan

Di sisi lain kerusakan pada beton juga disebabkan oleh kurangnya perawatan beton. Hal ini sangat berpengaruh bagi beton nantinya. Contohnya saja yang terjadi pada beton cor. Dibutuhkan perawatan pada beton cor setelah proses pengecoran. Perawatan tersebut bertujuan untuk membuat beton menjadi kering maksimal.

Pada kasus tersebut, perawatan yang dimaksud salah satunya adalah penyiraman yang dilakukan dalam jangka waktu 3 sampai 4 jam pasca pengecoran. Letakkan karung bekas pada bagian permukaan beton tersebut. Jangan lupa untuk memberi air agar kelembapan tetap terjaga dengan baik.

Beton yang retak rupanya disebabkan berbagai macam hal. Mulai dari faktor kondisi lingkungan, kesalahan saat pembuatan sampai dengan perawatan yang kurang tepat. Namun, jangan khawatir karena masing-masing masalah terkait beton tersebut dapat diatasi dengan baik.

Pada kasus beton yang retak akibat air misalnya, injeksi beton dapat menjadi solusi terbaik. Untuk kasus-kasus lain juga dapat dilakukan penyelesaian guna mengatasi masalah ini. Hanya saja sebaiknya konsultasikan dulu dengan ahli dibidangnya, agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Struktur Beton Lebih Kokoh dengan Bantuan Tulangan Beton

Jika anda tengah melakukan suatu proyek pembangunan  baik itu gedung, perumahan, rumah sakit, jembatan, hingga jalan tol dan lainnya pasti tidak asing dengan istilah ” beton bertulang”. Jenis beton yang satu ini menggunakan tulangan baja didalamya untuk memberikan kekuatan tarik, sehingga beton yang nantinya digunakan sebagai struktur bangunan tidak mudah retak akibat adanya tegangan tarik. Pada mulanya baja tulangan dibentuk terlebih dulu menggunakan bar cutter dan bar bender agar tercipta pola rangka yang sesuai dengan konsep arsitektural.

Struktur Beton Lebih Kokoh dengan Bantuan Tulangan Beton

Bangunan Lebih Kokoh Hanya dengan Struktur Tulang Beton

Beton memang sepertinya tidak dapat dipisahkan dari berbagai proyek konstruksi, kekuatan tekan dari beton memang tidak dapat dibandingkan dengan jenis material bahan bangunan lainnya. Material yang terbuat dari perpaduan antara agregat kasar. agregat halus serta air terkenal ini dengan kekuatan tekan yang tinggi, namun memiliki kelemahan pada kekuatan tarik, sehingga memang diperlukan perpaduan menggunakan tulangan salah satunya besi dowel agar beton memiliki kedua kekuatan tersebut.

“Baca juga: Trik Reparasi Kerusakan Pada Sudut Tembok

Untuk lebih jelasnya,berikut ini terdapat beberapa kehebatan dari beton bertulang yang dijamin akan membuat anda terkagum dengan hasilnya!

  1. Struktur beton yang ditambahkan tulangan seperti besi dowel memiliki kuat tekan yang relatif lebih baik daripada struktur yang tidak menggunakan tulangan.
  2. Jika tipe beton ini di terapkan dalam konstruksi struktur seperti jembatan, jalan tol, dan pondasi maka dirasa dapat menghemat biaya.
  3. Tingkat durabilitas yang dimiliki beton bertulang tergolong tinggi dan baik sekali, sehingga tidak mudah mengalami “patah struktur” saat dikenai beban statis dan dinamis dalam jangka waktu tertentu.
  4. Beton bertulang juga tahan terhadap paparan air dan api, sehingga strukturnya akan tetap kokoh,hal ini berbeda dengan penggunaan jenis material lain.
  5. Pembuatan untuk beton bertulang ini tergolong sangat mudah, sehingga dapat dikerjakan oleh tenaga yang tidak ahli sekalipun.
  6. Pemeliharaannya pun tergolong mudah dan tidak sulit, sehingga anda tidak akan menyulitkan anda nantinya.

Bagimana menurut anda mengenai beton bertulang ini ? pastinya anda akan berpikir bahwa jenis beton ini memiliki banyak kehebatan yang akan membantu bangunan lebih kokoh dari sebelumnya. Di Indonesia sendiri hampir seluruh proyek pembangunan menggunakan beton bertulang ini, hal ini karena jaminan hasil struktur pada konstruksi yang tidak perlu diragukan lagi. Info lebih biasa anda lihat selengkapnya disini.

Membangun Gudang Kimia Mana Bisa Main – main, Maka Baca Ulasan Ini Dulu!

Membangun Gudang Kimia

Untuk Anda yang akan membuat gudang penyimpanan bahan-bahan kimia, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan Anda dan seluruh pekerja Anda. Bahan kimia Anda bisa saja merupakan bahan yang mudah terbakar. Atau mungkin bahan-bahan yang mampu menimbulkan reaksi kimia yang dapat terjadi apabila terpapar oleh zat lain sehingga perlu perlakuan khusus dalam hal penyimpanan. Karena itu, Anda harus berhati-hati dalam membangun gudang kimia!

Banyak sekali kita dapat menemukan berita mengenai kebakaran gudang kimia. Akibat dari kebakaran bisa sangat fatal hingga meluas ke bangunan-bangunan lain di sekitarnya yang juga merugikan orang lain. Tidak hanya itu, zat kimia juga dapat bercampur ke tanah dan air di lingkungan sekitar gudang sehingga dapat mengganggu aktivitas di lingkungan tersebut. Oleh karena itu, layout di dalam gudang pun juga harus dipertimbangkan dengan baik. Kontraktor bangunan juga dapat memberikan saran mengenai bahan material pembangunan gudang untuk meminimalisir risiko dari kejadian yang tidak diinginkan.

Hindari Kerugian Besar dengan Menggunakan Kontraktor Bangunan!

Membangun gudang kimia tidak boleh hanya sekedar membangun gudang seperti gudang pada umumnya. Tidak boleh sembarang orang merancang pembangunan gudang kimia karena begitu banyak hal yang harus dipertimbangkan. Perlu kontraktor bangunan yang tepat yang sudah mengerti mengenai permasalahan tersebut dan tentunya sudah berpengalaman.

Jika Anda berada di Jakarta, usahakan untuk mencari kontraktor Jakarta yang sewaktu-waktu dapat Anda minta pendapatnya saat pembangunan dilaksanakan. Kontraktor akan dapat mempertimbangkan permintaan Anda akan bangunan yang akan dibangun dan masih sesuai dengan standar keamanan.

Kebakaran dari zat kimia biasanya bersifat eksplosif atau menyebabkan ledakan. Hal inilah yang membuat biasanya kebakaran gudang zat kimia sangat sulit diatasi dan perambatannya ke bangunan lain sangat cepat. Oleh karena itu, gudang harus betul-betul dipersiapkan dengan baik dengan tidak menggunakan bahan material bangunan yang mudah terbakar. Selain itu, penyimpanan dari bahan kimia itu sendiri harus diperhatikan dan dipikirkan dengan baik. Bila tidak, akibatnya bisa sangat fatal. Pilihlah kontraktor yang berpengalaman dan mengerti mengenai masalah ini!

Trik Rahasia Tukang Bangunan Untuk Reparasi Kerusakan Pada Sudut Tembok

Trik Rahasia Tukang Bangunan Untuk Reparasi Kerusakan Pada Sudut Tembok

Tembok merupakan salah satu bagian dari struktur bangunan yang memerlukan maintenance rutin, hal ini dilakukan agar mencegah berbagai kerusakan seperti keretakan yang sering terjadi. Salah satu bagian tembok yang biasanya kurang maintenance dan mengalami kerusakan adalah bagian sudut tembok, kalo sudah ada masalah pada sudut tembok tersebut maka struktur dari bangunan akan tampak terlihat kurang kokoh dan tentunya tidak enak dipandang. Kerusakan biasanya terjadi akibat struktur konstruksi yang sudah terlalu lama, atau bahan penyusun struktur yang kurang kokoh. Biasanya kalo sudah terjadi kerusakan dan harus di reparasi maka pilihannya adalah dengan menggunakan teknik penginjeksian beton melalui sela-sela celah struktur yang retak atau dengan menggunakan besi dowel yang biasanya digunakan untuk memperkuat dari arsitektur bangunan tersebut.

Trik Rahasia Tukang Bangunan Untuk Reparasi Kerusakan Pada Sudut Tembok

Kerusakan Pada Sudut Tembok Dapat Teratasi dengan Baik Menggunakan Teknik Reparasi yang Tepat

Kini permasalahan pada sudut tembok bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan lagi, karena saat ini beberapa pilihan teknik tepat banyak digunakan oleh ahli bangunan untuk mengatasi hal tersebut. Namun, sebelumnya anda perlu mengetahui beberapa hal seperti dibawah ini sebelum memulai reparasi kerusakan yang terjadi pada sudut tembok ruangan milik anda!

  1. Tentukan sudut tembok yang mengalami kerusakan dan seberapa parah kerusakan terjadi pada sudut tembok tersebut. Hal ini agar nantinya penanganan reparasinya lebih tepat.
  2. Jika kerusakannya tidak cukup parah anda dapat menggunakan teknik injeksi beton dengan cara mengecor struktur yang retak menggunakan beton cair yang diberikan dengan tekanan.
  3. Jika anda ingin membuat sudut tembok lebih kokoh dan tidak mudah mengalami perusakan maka menggunakan besi tipe dowel adalah pilihan yang terbaik, karena struktur akan lebih memiliki tulangan yang dapat mencegah keretakan.

Baca juga: Desain Kamar Kost Unik

Kerusakan sudut tembok saat ini bukanlah masalah yang berarti apalagi dengan menggunakan aplikasi teknik yang tepat untuk reparasi maka semua dapat teratasi dengan baik. Teknik penginjeksian beton dan besi dowel adalah dua pilihan yang dapat pilih, keduanya diyakini dapat membuat sudut yang semula mengalami perusakan seperti keretakan terutama pada bagian sudut bangunan.