Proses Percetakan Produk Dengan Memakai Teknik Rotogravure

Proses Percetakan Produk Dengan Memakai Teknik Rotogravure

 

Dalam teknik percetakan Rotogravure, Roto memiliki arti putar. Sedangkan kata gravure sendiri berarti ukir. Teknik Rotogravure merupakan teknik pencetakkan yang memakai acuan silinder putar. Serta gambar ataupun hasilĀ  cetakannya, didapatkan dari pengaplikasian hasil ukiran. Karena dalam prosesnya, diperlukan pengukiran desain gambar dalam plat film.

Proses percetakan memakai Teknik Rotogravure, lebih sering digunakan dalam percetakan berbagai produk seperti kemasan rokok, tas, serta berbagai kemasan makanan. Selain itu, label mika pada gantungan tali id card kulit juga terkadang memakai teknik percetakan rotogravure.

Penggunaan teknik tersebut memiliki banyak keuntungan jika diterapkan dalam berbisnis. Misalnya seperti, kecepatan waktu yang diperlukan dalam proses pencetakkan. Meski begitu, hasil cetaknya pun memiliki kualitas yang sangat baik sehingga wajar jika biaya yang diperlukan juga cukup besar. Namun, untuk persiapan awal dalam proses pembuatan melalui Teknik Rotogravure yang cenderung rumit, biasanya membutuhkan waktu persiapan yang cukup lama.

Proses Percetakan Memakai Teknik Rotogravure

Dalam proses pencetakan desain memakai teknik rotogravure, memang cenderung lebih rumit dan lebih lama. Karena dalam prosesnya memerlukan pengerikan permukaan dan hal lain yang memang tidak bisa dikerjakan terburu buru. Cara dalam memakai Teknik Percetakan Rotogravure yakni,

1. Melakukan pengerikan pada bagian permukaan terlebih dulu.

2. Dalam proses pencetakkan di bagian dalam desain, perlu mendalamkan logam pada acuan cetak yang dipakai. Untuk menghasilkan cetakan yang sesuai, bagian yang di dalamkan haruslah tertempel sempurna ke media platnya. Selain kertas, media plat juga bisa diganti dengan bahan lain yang dibutuhkan.

3. Pada bagian logam yang tidak tercelup, haruslah berwarna putih dalam hasil cetakannya.

4. Setelah proses penintaan, bagian yang berwarna putih tersebut bisa didapatkan dengan menghilangkan tinta di bagian permukaannya.

Dengan memakai teknik tersebut tentunya akan lebih menghasilkan produk yang berkualitas. Terlebih lagi, hasil cetakannya pun cenderung lebih tajam dan cemerlang karena memakai tinta solvent dan tidak dipengaruhi air. Produk lain yang juga bisa dibuat melalui teknik rotogravure seperti, folding box, majalah, gift wrap, serta label mika pada tali id card .

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*