Jenis Pekerjaan Dalam Bidang Konstruksi, Simak Lengkapnya Di sini!

Jenis Pekerjaan Dalam Bidang Konstruksi, Simak Lengkapnya Di sini!

Bidang konstruksi itu sangat kompleks, tidak hanya menyiapkan bahan baku, penentuan waktu penyelesaian, peralatan yang digunakan, biaya, desain konstruksi. Dibalik itu semua ada sumber daya manusia handal dalam proses eksekusinya. Dari sisi pekerja inilah yang harus diperhatikan secara detail.

Pekerja Dalam Bidang Konstruksi Yang Perlu Diketahui

Lancar atau tidaknya suatu proyek yang memiliki andil besar adalah sumber daya manusianya. Mereka harus selalu menjalankan tugas sesuai prosedur. Karena menyangkut keselamatan orang banyak. Di antara mereka ada yang bekerja di luar proyek ( kantor ), ada yang di dalam proyek. Mereka yang langsung terjun pada proyek konstruksi, pasti akan sering bersinggungan dengan vibrator beton dari sarana mutu . Untuk mengetahui lebih dalam, berikut akan dijelaskan jenis-jenis pekerjaan tersebut.

1. Manajer Proyek

Inilah orang yang bertanggung jawab penuh atas berjalannya suatu proyek. Mereka akan melakukan pengawasan di dalam dan luar proyek. Para pekerja proyek pasti membuat laporan rutin yang ditujukan ke manajer. Yang pasti pelaku pekerjaan ini tidak akan bersentuhan dengan mesin konstruksi seperti vibrator beton dalam kesehariannya.

2. Mandor Proyek

Pihak manajer akan menyerahkan tanggung jawab pelaksanaan dan pengawasan lapangan kepada mandor. Jadi yang mengelola serta mengawasi pekerja proyek adalah mandor. Dia harus mampu menguasai bahan baku, mesin yang digunakan, prosedur pelaksanaan. Sehingga mandor benar-benar akan menjalankan fungsinya secara benar.

3. Pekerja Kasar Lapangan

Pekerjaan yang ketiga ini banyak macamnya. Dibedakan berdasarkan keahlian pekerja, seperti pekerja atap bangunan, pekerja pembuat pondasi bangunan yang biasanya memakai vibrator beton, pekerja proyek infrastruktur, dan masih banyak lagi. Dari mereka ini pula akan terbentuk suatu laporan pekerjaan untuk mandor dan manajer proyek.

Ketiga jenis pekerjaan di atas selalu ada dalam sebuah proyek. Hanya saja untuk yang bagian pelaksana proyek tetap dipilih dengan pengalaman tinggi. Supaya resiko kecelakaan kerja atau kurang paham akan pelaksanaan proyek tidak akan terjadi. Jika suatu proyek itu hasilnya bagus sesuai kualitas, ketepatan waktu, dan sesuai standart yang ada. Maka kredibilitas perusahaan konstruksi menjadi tinggi dan tidak ada keraguan sedikit pun. Itulah mengapa pengguna jasa konstruksi harus teliti dalam menentukan pilihan pelaksana proyek mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*