Berkunjung ke Benteng Vastenburg, Benteng Peninggalan Belanda yang Masih Berdiri Kokoh di Surakarta

Benteng Peninggalan Belanda yang Masih Berdiri Kokoh di Surakarta

Apakah Anda pernah berkunjung ke Solo? Yang paling sering dikunjungi wisatawan di Solo adalah tentu Keraton Solo. Namun, ada bangunan lain yang merupakan peninggalan Belanda di Surakarta, yaitu Benteng Vastenburg, tepatnya berada di daerah Gladak. Dahulu benteng ini dibuat oleh pihak Belanda untuk tempat mengawasi penguasa yang berada di Keraton Solo dan juga sebagai pusat garnisun.

Serba-serbi tentang Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg memiliki bentuk yang sama dengan benteng-benteng Belanda di tempat lainnya yaitu berbentuk bujur sangkar dengan dinding batu bata setinggi 6 meter tetapi sebenarnya benteng ini sempat terabaikan keberadaannya dan tidak dirawat walaupun telah didirikan sejak tahun 1745 oleh seorang Gubernur Jenderal Belanda pada masa itu yang bernama Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff. Jika Anda tertarik untuk mengunjungi benteng ini, Anda bisa menggunakan kereta atau sewa bus pariwisata Jakarta, Surabaya atau dari kota lainnya.

Vastenburg berarti istana yang dikelilingi tembok yang kuat, Benteng Vastenburg ini memang dikelilingi oleh tembok yang tebal dan terdapat parit di sekelilingnya yang dahulu parit ini bertujuan sebagai pembatas yang akan menyulitkan musuh untuk menyelinap diam-diam ke dalam benteng. Awalnya benteng ini bernama De Grootmoedigheid, lalu pada tahun 1775 dibangung benteng yang lebih besar dan diganti nama menjadi Benteng Vastenburg. Karena benteng ini dibuat untuk mengawasi keraton Surakarta maka letaknya juga berada di pusat kota sehingga ketika Anda sedang main ke Solo dengan sewa bus pariwisata, tak ada salahnya mampir ke benteng ini.

Benteng yang memiliki lapangan yang luas di bagian tengah ini juga pernah digunakan untuk markas TNI setelah kemerdekaan yaitu sekitar tahun 1980-an, guna dijadikan sebagai pusat pelatihan prajurit wilayah Karesidenan Surakarta dan sekitarnya. Namun, tak lama setelahnya benteng ini tidak lagi dijadikan markas TNI, bahkan sempat dijual kepada seseorang sampai akhirnya dibeli kembali oleh pemerintah dan dijadikan salah satu cagar budaya yang ada di Surakarta dengan UU Nomor 5 Tahun 1992. Benteng ini bisa menjadi salah satu pilihan wisata sejarah Anda yang tepat baik berwisata dengan mobil pribadi, kereta atau sewa bus pariwisata Jakarta, Surabaya atau kota-kota lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*